Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Jadi Penduduk Miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita perbulan dibawah garis kemiskinan. Persentase penduduk miskin (Headcount Index/P0) adalah persentase penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan. Angka yang ditunjukkan oleh HCI-P0 menunjukkan proporsi penduduk miskin di suatu wilayah. Persentase penduduk miskin yang tinggi menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di suatu wilayah juga tinggi. Selama 5 tahun terakhir, persentase penduduk miskin Kabupaten Sinjai konsisten dibawah 10 persen atau single digit poverty yaitu sebesar 9,41 persen pada tahun 2016 turun 0,41 poin menjadi 9 persen pada tahun 2020. Jika dikomparasikan, tingkat kemiskinan Kabupaten Sinjai selalu lebih rendah dibanding angka nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *