Rapat Tindak Lanjut Rakor Pengendalian Inflasi 2023

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kab. Sinjai serta staf @ekonomisetdakabsinjai mengikuti rapat tindak lanjut rakor pengendalian inflasi 2023 secara virtual melalui aplikasi zoom meeting yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, di Ruang Kerja Kabag Perekonomian, Selasa (26/09). Rakor ini dipimpin oleh Drs. Abd Azis Bennu, MM (Kabag Sarana Perekonomian dan SDA, Biro Perekonomian dan Administrasi Perekonomian) Setda Provinsi Sulawesi Selatan.

Adapun Pembahasan mengenai langkah langkah yang telah dilaksanakan oleh tim Pengendalian Inflasi Provinsi yang bekerja sama dengan Bulog untuk menjaga ketersediaan dan pengendalian Inflasi Daerah adalah :

  1. Melakukan operasi Pasar atau SPAB sudah berjalan mulai dari awal tahun sampai akhir tahun tujuannya dalam rangka untuk menjaga ketersediaan di masyarakat kemudian disalurkan lewat pedagang.
  2. Pemberian bantuan pangan melalui Dinas Ketahanan Pangan salah satunya turun langsung ke Kab. Sidrap sebagai salah satu sentra produksi untuk bantuan pangan pertama.
  3. Melakukan gerakan pasar murah guna pemberian harga di bawah harga pasar.

Berdasarkan

Tumore prostatico: la prognosi in base a stadio, grado e rischio
Tumore prostatico: la prognosi in base a stadio, grado e rischio
Tumore prostatico: la prognosi in base a stadio, grado e rischio
Tumore prostatico: la prognosi in base a stadio, grado e rischio
pemantauan BPS Provinsi angka inflasi perkembangan harga dalam satu tahun terakhir, adalah inflasi YTD di Sulsel pada bulan Agustus sampai saat ini mencapai 1,6%. Salah satu penyumbang inflasi untuk gerakan harga dalam seminggu terakhir adalah beras khususnya beras medium sudah berada diatas harga rata-rata, yang harga awalnya 12.000 mengalami kenaikan sebanyak 5% menjadi 12.600 terjadi sejak awal tahun hingga saat ini.

Untuk perkiraan perkembangan harga di bulan Oktober, November, Desember inflasi kembali naik sekitar 3%, inflasi tersebut masih diatas inflasi Nasional, penyebabnya adalah cadangan beras yang relatif terbatas, adapun upaya yang akan dilakukan adalah penyerapan beras bulog, yaitu adanya tambahan cadangan beras impor dan melakukan operasi pasar secara rutin menjelang akhir Bulan secara serentak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *